Zhejiang Lejiang Machine Co., Ltd.

Zhejiang Lejiang Machine Co., Ltd.

Bagaimana Cara Kerja Mesin Jahit Overlock?

2026 07/18

Mesin jahit overlock bekerja dengan cara memotong tepi kain dan melilitkan benang di sekelilingnya dalam satu proses menjahit terus menerus. Hal ini menciptakan jahitan yang rapi, aman, dan fleksibel yang banyak digunakan dalam produksi garmen dan tekstil.

NB-800D.png

Prosesnya dimulai saat kain dimasukkan ke bawah sepatu penindas. Saat material bergerak maju, pisau mesin memotong tepinya untuk menghasilkan garis pemotongan yang bersih dan rata. Tepat setelah pemangkasan, jarum dan looper membentuk jahitan di sekeliling tepinya, menyelesaikan kain sebelum rusak.

Berbeda dengan mesin lockstitch, mesin overlock tidak menggunakan bobbin. Sebaliknya, ia menggunakan looper atas dan bawah bersama dengan satu atau dua jarum. Komponen-komponen ini bergerak secara terkoordinasi untuk menciptakan struktur jahitan multi-benang di sekitar tepi kain. Jahitan ini kuat, bersih, dan lebih elastis dibandingkan jenis jahitan konvensional lainnya.

Salah satu bagian terpenting dari mesin adalah sistem pisau. Pisau akan memotong sisa kain sebelum jahitan dibuat, sehingga membantu menjaga jahitan tetap rapi dan konsisten. Inilah salah satu alasan mengapa jahitan overlock banyak digunakan untuk penyelesaian tepi profesional.

Fitur penting lainnya adalah umpan diferensial. Sistem ini mengontrol pergerakan kain selama menjahit. Hal ini sangat berguna terutama untuk bahan rajutan, regangan, atau bahan ringan yang mudah mengerut, meregang, atau bergelombang. Dengan menyesuaikan rasio umpan, operator dapat menghasilkan lapisan yang lebih halus dan stabil.

Ketegangan benang juga penting. Setiap benang harus diseimbangkan dengan benar untuk mendapatkan jahitan yang bersih. Jika ketegangan tidak diatur dengan benar, jahitan bisa menjadi longgar, kencang, tidak rata, atau lemah. Pengaturan yang benar bergantung pada jenis kain, jenis benang, dan tujuan jahitan.

Mesin jahit overlock biasa digunakan untuk jahitan samping, jahitan bahu, perakitan selongsong, finishing tepi, dan penguatan jahitan. Mesin 3 benang biasanya digunakan untuk finishing overedge sederhana, sedangkan mesin 4 benang dan 5 benang lebih cocok untuk penyambungan jahitan dan konstruksi garmen yang lebih kuat.

Mesin jahit overlock modern juga dapat mencakup motor penggerak langsung, pelumasan otomatis, sistem servo, dan pemangkasan benang otomatis. Fitur-fitur ini meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi perawatan, dan mendukung penjahitan berkecepatan tinggi yang stabil.

Secara keseluruhan, mesin jahit overlock bekerja dengan menggabungkan pemangkasan, pengumpanan, dan pembentukan jahitan multi-benang menjadi satu proses yang cepat dan efisien. Itulah mengapa ini merupakan mesin yang penting dalam industri jahit modern.